Panduan Lengkap Rukun, Wajib, & Perjalanan Ibadah Haji
Panduan sistematis alur manasik haji Tamattu' sesuai tuntunan Sunnah Nabi Muhammad SAW dari Tarwiyah, Wukuf Arafah, Mabit Mina, hingga Thawaf Wada'.
Rukun Haji (Wajib, Ibadah Batal Bila Ditinggalkan)
- Ihram (Niat Haji di Miqat)
- Wukuf di Padang Arafah pada 9 Dzulhijjah
- Thawaf Ifadhah di Masjidil Haram
- Sa'i antara Bukit Shafa dan Marwah
- Tahallul (Mencukur atau memotong rambut)
- Tertib dalam pelaksanaan rukun
Wajib Haji (Jika Terlewat Wajib Bayar Dam)
- Niat Ihram dari Miqat yang ditentukan
- Mabit di Muzdalifah pada malam 10 Dzulhijjah
- Mabit di Mina selama hari-hari Tasyrik
- Melontar Jumrah Aqabah pada hari Nahar
- Melontar tiga jumrah (Ula, Wustha, Aqabah) di hari Tasyrik
- Thawaf Wada' sebelum meninggalkan Makkah
- Menghindari seluruh larangan ihram
Rangkaian Hari-Hari Puncak Ibadah Haji
Perjalanan ibadah dari 8 hingga 13 Dzulhijjah.
Ihram dari Hotel & Menuju Tenda Mina
Mandi sunnah ihram, mengenakan pakaian ihram dari hotel penginapan di Makkah, berniat haji "Labbaikallahumma Hajjan". Bertolak menuju Mina untuk mabit, memperbanyak talbiyah dan shalat lima waktu secara qashar tanpa jamak.
Wukuf di Padang Arafah
Setelah terbit matahari, bertolak dari Mina menuju Arafah. Puncak haji ditandai dengan khutbah wukuf setelah zawal (waktu dzuhur), shalat jamak qashar taqdim Dzuhur-Ashar, lalu memperbanyak doa, dzikir, dan istighfar hingga matahari terbenam.
Mabit di Muzdalifah & Mengambil Kerikil
Setelah maghrib, bergerak dari Arafah ke Muzdalifah. Shalat Maghrib dan Isya jamak ta'khir, bermalam (mabit) minimal lewat tengah malam, serta mengumpulkan kerikil untuk jumrah (7 butir untuk Aqabah dan 21 butir per hari tasyrik).
Melontar Jumrah Aqabah, Qurban & Tahallul Awwal
Menuju Jamarat di Mina untuk melontar Jumrah Aqabah dengan 7 kerikil sambil bertakbir setiap lontaran. Menyembelih hewan dam/qurban, lalu memotong/mencukur rambut (Tahallul Awwal). Seluruh larangan ihram halal kembali kecuali hubungan suami-istri.
Thawaf Ifadhah & Sa'i Haji (Tahallul Tsani)
Menuju Masjidil Haram Makkah untuk melaksanakan Thawaf Ifadhah (rukun haji) dan Sa'i Haji. Setelah itu dilakukan Tahallul Tsani, sehingga seluruh larangan ihram menjadi halal sepenuhnya.
Hari Tasyrik: Mabit di Mina & Melontar 3 Jumrah
Mabit di Mina pada malam hari tasyrik. Setiap ba'da zawal (tengah hari), melontar tiga jumrah (Ula, Wustha, Aqabah) masing-masing 7 batu. Jamaah dapat memilih Nafar Awwal (pulang 12 Dzulhijjah) atau Nafar Tsani (menyelesaikan hingga 13 Dzulhijjah).
Thawaf Wada' (Perpisahan)
Sebelum meninggalkan kota suci Makkah kembali ke tanah air atau melanjutkan ke Madinah, jamaah melaksanakan Thawaf Wada' 7 putaran sebagai salam perpisahan terhadap Baitullah Ka'bah.
Cek Estimasi Keberangkatan Nomor Porsi Anda
Masukkan 10 digit nomor porsi haji yang tertera di bukti setoran BPS BPIH untuk melihat perkiraan tahun keberangkatan.
